Home » » Siloam Hospitals Simatupang Kampanyekan Deteksi Dini Kanker

Siloam Hospitals Simatupang Kampanyekan Deteksi Dini Kanker

Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari, Siloam Hospitals Simatupang menggelar kampanye pentingnya deteksi dini kanker di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (4/2) pagi. Kampanye tersebut dilakukan dengan memasang spanduk dan menyebarkan 300 brosur edukasi kanker kepada masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.
Department Head of Marketing & Communication Siloam Hospitas Simatupang, Dr Anastasia Hermawan drg Mkes mengatakan kampanye tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kanker Sedunia 2016, serta mendukung program pemerintah untk mengedukasi masyarakat tentang kanker.
“Kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendeteksi dini kanker. Sebab, semakin cepat kanker terdeteksi dan ditemukan, makin cepat pengobatan serta penyembuhannya,” katanya.
Anastasia menyebutkan saat ini tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap deteksi dini kanker terbilang masih rendah. Bahkan, berdasarkan pengalamannya, hanya satu dari tiga temannya yang sudah menikah melakukan deteksi dini kanker serviks. Padahal, kematian ibu akibat kanker serviks menunjukkan angka terbanyak dari penyebab kematian akibat kanker.
Di Indonesia setiap hari muncul 40-45 kasus baru dan 20-25 orang meninggal. Hal ini menunjukkan setiap satu jam diperkirakan satu perempuan Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks. Artinya, Indonesia akan kehilangan 600-750 perempuan yang masih produktif setiap bulan.
“Seharusnya, wanita yang telah menikah melakukan pemeriksaan setidaknya setiap tahun,” katanya.
Untuk mendorong masyarakat melakukan deteksi dini, Anastasia mengatakan Siloam Hospitals Simatupang mengadakan promo paket deteksi dini kanker. Mulai dari deteksi kanker otak hdengan menggunakan MRI dan MRA sebesar Rp 1,5 juta, kanker usus besar dengan menggunakan kolonoskopi dan lainnya Rp 2,8 juta, kanker hati dengan USG abdomen dan lainnya senilai Rp 988.000, kanker serviks melalui pemeriksaan papsmear dibanderol Rp 288.000, kanker payudara menggunakan mamografi atau USG mammae Rp 288.000, dan kanker lambung menggunakan gastroscopy atau lainnya mencapai Rp 2,4 juta.
Menurut Anastasia, harga tersebut sangat murah dan terjangkau. Sebab, pemeriksaan menggunakan alat yang canggih dan teknologi terbaru. Apalagi, seluruh biaya tersebut sudah temasuk biaya administrasi. Bahkan, termasuk pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter.
"Harga tersebut menjadi sangat murah karena mendapatkan dukungan dari para dokter dan tenaga medis. Jadi, sangat sayang apabila dilewatkan. Promo ini hanya berlaku hingga April mendatang," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Sekilaz Aja - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger