Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Manor Plin-plan, Rio Haryanto Batal Debut Hari Ini


Barcelona- Pembalap muda Indonesia Rio Haryanto harus menunda menjalani debut menjajal mobil Formula One (F1). Pemuda asal Solo itu batal menguji mobil MRT05 pada Selasa (23/2/2016) setelah timnya Manor Racing plin-plan.
Manor akhirnya memilih hanya Pascal Wehrlein yang turun di Sirkuit Katalunya sepanjang hari Selasa. Awalnya Manor berencana menurunkan Rio pada tes pramusim hari kedua di sesi sore dengan Pascal memulai di sesi pagi.

"Memulai hari kedua di Barcelona dengan Pascal (Wehrlein) melakukan lap pemanasan sebelum sesi pagi. Rio mendapat bagian turun lintasan pada sesi sore," tulis Manor beberapa jam lalu.

Namun, mendadak Manor berubah pikiran. Rio akhirnya diputuskan baru akan menjajal mobil MRT05 pada hari Rabu (24/2/2016) besok.

"Dalam perubahan rencana yang kami terbitkan, kami telah memilih untuk menurunkan Wehrlein sore ini, jadi kami akan melihat Rio debut besok," demikian pernyataan Manor melalui Twitter.

Pada hari kedua tes, Wehrlein telah melahap 12 lap. Ia mencatatkan waktu terbaik, 1 menit, 28,4 detik yang menempatkannya di posisi keenam klasemen untuk sementara.

Ini Jurusan Kuliah yang Menghasilkan Para Miliarder Dunia

London - Sebagian dari kita punya alasan untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. Mungkin beberapa di antaranya karena keinginan pribadi maupun orangtua, untuk mewujudkan cita-cita, atau demi mendapatkan pekerjaan yang bisa mendatangkan pundi-pundi harta.
Namun, tak semua jurusan kuliah bisa membuat impian seseorang untuk kaya raya terwujud.
Berdasarkan data yang dianalisis dari latar belakang pendidikan 100 orang terkaya di dunia versi Forbes yang dilansir oleh The Telegraph, ternyata para lulusan dari jurusan teknik menempati urutan pertama yang paling berduit.

Dalam daftar tersebut, lulusan teknik mempunyai rata-rata kekayaan US$25,8 miliar atau setara Rp 382 triliun.
Yang mencengangkan, urutan kedua ditempati oleh mereka yang justru tak mempunyai gelar sarjana, yaitu dengan kekayaan US$ 24 miliar atau setara Rp 322,32 triliun.
Lulusan dari jurusan bisnis menempati urutan ketiga dengan kekayaan US$ 22,5 miliar atau setara dengan Rp 302,175 triliun.
Di urutan ke empat dan seterusnya, ditempati oleh lulusan ekonomi, seni, jurusan lain, matematika, keuangan, dan hukum.
Sedangkan, di urutan terakhir atau sekitar 4 persen dari daftar 100 orang terkaya Forbes itu diduduki para lulusan dari jurusan ilmu pengetahuan alam atau sains.
Walaupun menduduki peringkat terakhir, para lulusan jurusan sains berkampanye ke sekolah-sekolah agar para murid lebih giat belajar ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika atau yang biasa disingkat dengan STEM -- Science, Technology, Engineering, and Maths.
Dengan banyaknya siswa yang memilih fokus pada ilmu-ilmu STEM saat ini, diprediksikan akan mengubah sosok miliarder di masa mendatang.
Siswa yang mengambil pelajaran kimia meningkat hingga seperlimanya, sedangkan fisika, biologi , dan matematika meningkat hingga 15, 12, dan 8 persen pada pendidikan A-level -- program studi yang berlangsung selama 2 tahun di Inggris yang setara dengan SMA.
Berdasarkan survei dari Sutton Trust, mereka yang menuntut ilmu di Oxbridge -- Oxford Cambridge, dapat menerima gaji dengan rata-rata 7.600 poundsterling atau setara dengan Rp 143 juta.
Walaupun jumlahnya menakjubkan, survei lain menemukan bahwa London Business School lah yang menghasilkan lulusan terkaya.

Siloam Hospitals Simatupang Kampanyekan Deteksi Dini Kanker

Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari, Siloam Hospitals Simatupang menggelar kampanye pentingnya deteksi dini kanker di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (4/2) pagi. Kampanye tersebut dilakukan dengan memasang spanduk dan menyebarkan 300 brosur edukasi kanker kepada masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.
Department Head of Marketing & Communication Siloam Hospitas Simatupang, Dr Anastasia Hermawan drg Mkes mengatakan kampanye tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kanker Sedunia 2016, serta mendukung program pemerintah untk mengedukasi masyarakat tentang kanker.
“Kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendeteksi dini kanker. Sebab, semakin cepat kanker terdeteksi dan ditemukan, makin cepat pengobatan serta penyembuhannya,” katanya.
Anastasia menyebutkan saat ini tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap deteksi dini kanker terbilang masih rendah. Bahkan, berdasarkan pengalamannya, hanya satu dari tiga temannya yang sudah menikah melakukan deteksi dini kanker serviks. Padahal, kematian ibu akibat kanker serviks menunjukkan angka terbanyak dari penyebab kematian akibat kanker.
Di Indonesia setiap hari muncul 40-45 kasus baru dan 20-25 orang meninggal. Hal ini menunjukkan setiap satu jam diperkirakan satu perempuan Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks. Artinya, Indonesia akan kehilangan 600-750 perempuan yang masih produktif setiap bulan.
“Seharusnya, wanita yang telah menikah melakukan pemeriksaan setidaknya setiap tahun,” katanya.
Untuk mendorong masyarakat melakukan deteksi dini, Anastasia mengatakan Siloam Hospitals Simatupang mengadakan promo paket deteksi dini kanker. Mulai dari deteksi kanker otak hdengan menggunakan MRI dan MRA sebesar Rp 1,5 juta, kanker usus besar dengan menggunakan kolonoskopi dan lainnya Rp 2,8 juta, kanker hati dengan USG abdomen dan lainnya senilai Rp 988.000, kanker serviks melalui pemeriksaan papsmear dibanderol Rp 288.000, kanker payudara menggunakan mamografi atau USG mammae Rp 288.000, dan kanker lambung menggunakan gastroscopy atau lainnya mencapai Rp 2,4 juta.
Menurut Anastasia, harga tersebut sangat murah dan terjangkau. Sebab, pemeriksaan menggunakan alat yang canggih dan teknologi terbaru. Apalagi, seluruh biaya tersebut sudah temasuk biaya administrasi. Bahkan, termasuk pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter.
"Harga tersebut menjadi sangat murah karena mendapatkan dukungan dari para dokter dan tenaga medis. Jadi, sangat sayang apabila dilewatkan. Promo ini hanya berlaku hingga April mendatang," katanya.

Penyakit Kanker Ternyata Bisa Dicegah dengan Mudah

Jakarta – Seperti diketahui, tanggal 4 Februari selalu diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Hari tersebut seakan mengingatkan bahwa kanker merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan angka kesakitan dan kematian yang tinggi ditengah masyarakat adalah penyakit kanker. Selain penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama.
Praktisi kesehatan yang juga merupakan pengajar Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM Dr Ari F Syam, mengatakan, kasus kanker yang kerap ditemukannya setiap waktu membuat dia untuk selalu mengingatkan masyarakat bahwa penyakit ini bisa dicegah dan semakin dini diobati kualitas hidup penderita bisa lebih baik.
"Kanker usus besar sendiri memang dihubungkan dengan rendahnya konsumsi serat dan tingginya konsumsi daging. Sehingga sebenarnya penyakit ini bisa dicegah," ungkap dia dalam siaran pers, Kamis (4/2).
Menurut Dr Ari, salah satu artikel yang mempublikasi seputar peran serat muncul pada JAMA Internal Medicine salah satu jurnal ternama dari Amerika pada awal Maret 2015. Penelitian tersebut merupakan bagian dari penelitian The Adventist Health Study 2 (AHS-2), suatu penelitian besar dilakukan pada penduduk Amerika yang dilakukan secara kohort atau populasi diikuti untuk waktu tertentu. Penelitian ini melibatkan hampir 80.000 orang dewasa.
Selanjutnya, lanjut dia, pada populasi tersebut dilakukan follow up selama 7 tahun. Dalam perjalanan 7 tahun tersebut ternyata para peneliti mencatat dari 80.000 kasus tersebut terjadi 490 kasus dengan kanker kolorektal artinya ditemukan 8-9 kasus kanker kolorektal/tahun dari 10.000 penduduk.
Evaluasi lebih lanjut dari kelompok diet vegetarian tersebut ternyata penurunan jumlah kasus kanker usus besar yang paling signifikan pada kelompok populasi tidak mengonsumsi daging merah tapi masih mengonsumsi daging putih (ikan atau ayam).
Dr Ari menjelaskan hal itu membuktikan bahwa diet tinggi serat dapat mencegah terjadinya kanker kolorektal terutama pada kelompok yang tidak mengosumsi daging merah tapi masih mengosumsi daging putih seperti ikan atau ayam.
"Jika memang tidak memungkinkan untuk tidak mengonsumsi daging, paling penting adalah tetap menkonsumsi buah dan sayur-sayuran sepanjang hari dengan mengikuti anjuran 5 servings konsumsi sayur dan buah,” tutup dia.

Siloam Hospitals Simatupang Rayakan Hari Kanker Sedunia Sebulan Penuh

Jakarta - Hari Kanker Sedunia diperingati setiap 4 Februari. Untuk merayakan hari tersebut, Siloam Hospitals Simatupang tidak hanya dirayakan dalam satu hari saja, tapi sebulan penuh. Selama Februari tersebut, setiap akhir pekan Siloam Hospital akan menggelar serangkaian acara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kanker dan deteksi dini penyakit tersebut.
Department Head of Marketing & Communication Siloam Hospitas Simatupang Dr Anastasia Hermawan drg Mkes mengatakan serangkaian acara tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kanker Sedunia 2016. Serta, mendukung program pemerintah untk mengedukasi masyarakat tentang kanker. Acara tersebut dimulai dengan kampanye kanker dan menyebarkan brosur edukasi kanker di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, pada 4 Februari 2016.
“Kemudian berlanjut dengan donor darah di lantai 21 Siloam Hospitals Simatupang pada 12 Februari 2016,” ungkap dr Anastasia di sela kampanye deteksi dini Siloam Hospitals Simatupang, Jakarta, Kamis (4/2).
Selain itu, lanjut dia, ada pula senan senior fit dan health talk dari ahli gizi, makanan sehat nonkarsinogenik di lantai 21 Siloam Hospitals Simatupang pada 13 Februari 2016 dan 27 Februari. Namun, pada 27 Februari pihaknya juga bekerjasama dengan paguyuban Pelangi Support group kanker GKI Pondok Indah. Serangkaian acara tersebut digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendeteksi dini kanker. Sebab, semakin cepat kanker terdeteksi dan ditemukan, maskin cepat pengobatan serta penyembuhannya.
"Tidak hanya itu, Siloam Hospitals Simatupang juga mengadakan promo paket deteksi dini dengan harga yang murah dan terjangkau,” tutup dia.
 
Copyright © 2013. Sekilaz Aja - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger