Baltimore - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack
Obama melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke sebuah masjid di
Baltimore, Amerika Serikat (AS), hari Rabu (3/2). Obama berusaha
menghapus kesalahpahaman atau bias yang sering dituduhkan oleh warga
Amerika kepada umat Muslim di sana, termasuk rasa takut terhadap Islam
(Islamofobia).
Obama mengaku ingin membantah retorika politik yang tidak termaafkan
terhadap umat Muslim Amerika dari para kandidat presiden Partai
Republik. Menurutnya, citra Islam sering mengalami distorsi terutama
karena aksi-aksi terorisme. Di sisi lain, dia mendorong umat Muslim
Amerika untuk bersuara melawan teror karena mereka penting bagi bangunan
Amerika.
“Saya akan perjelas semampu saya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Anda tepat berada di sini. Anda tepat dimana Anda berada. Anda juga
bagian dari Amerika,” kata Obama kepada orang-orang yang hadir di
Masyarakat Islam Baltimore, yaitu sebuah masjid berusia 47 tahun yang
selalu dipenuhi oleh ribuan jemaah di negara bagian Maryland.
Kunjungan Obama ini dilakukan setelah tujuh tahun menjabat sebagai
presiden. Obama memfokuskan pesan-pesannya kepada toleransi beragama dan
persatuan serta mendorong semua warga Amerika untuk menghapuskan
prasangka anti Islam.
“Sebuah serangan ke suatu agama adalah serangan kepada semua agama.
Kita harus konsisten mengutuk retorika kebencian, tidak satu pun dari
kita bisa menjadi pengamat yang fanatik,” ujarnya.
Obama juga mengakui Muslim Amerika selalu harus bersumpah atas
tindakan yang dilakukan salah satu ekstrimis, sedangkan suku atau
kelompok agama lain tidak perlu bersumpah atas apa yang dilakukan
seseorang dari komunitas mereka. Misalnya, ketika pria kulit putih asal
Carolina Selatan, Dylann Roof, menewaskan sembilan jemaat kulit hitam di
sebuah gereja, bulan Juni lalu.
“Anda bukan Muslim atau Amerika, Anda Muslim dan Amerika. Jangan
bertumbuh secara sinis. Jangan menanggapi kebodohan pandangan dunia yang
menyatakan Anda harus memilih antara iman dan patriotisme. Jangan
percaya Anda harus memilih diantara kedua dorongan terbaik itu,” kata
Obama.
Obama memulai kunjungannya ke sebuah masjid di pinggiran Baltimore
dan melakukan diskusi meja bundar dengan para pemimpin komunitas Muslim
di sana. Para anggota komunitas masjid itu mengecam meningkatkan
unsur-unsur ekstrimis yang memelintir ayat-ayat Islam menjadi ideologi
kekerasan, sehingga memungkinkan warga Muslim yang tak berdosa menerima
serangan karena minoritas radikal tersebut.
Obama mengatakan Masyarakat Islam Baltimore di Catonsville menerima
ancaman sebanyak dua kali tahun lalu. “Kita semua satu keluarga Amerika,
dan ketika setiap bagian dari keluarga kita mulai merasa menjadi kelas
dua atau terpisah atau ditargetkan, itu melukai bangunan bangsa kita,”
katanya.
Home »
Mancanegara
» Kunjungi Masjid Pertama Kali, Obama Hapus Prasangka Anti-Islam
Kunjungi Masjid Pertama Kali, Obama Hapus Prasangka Anti-Islam
Posted by Unknown
Posted on 02.29.00
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar