Home » » PBB Minta Pendiri Wikileaks Assange Dibebaskan

PBB Minta Pendiri Wikileaks Assange Dibebaskan

New York - Sebuah komisi hak asasi manusia PBB menyatakan Jumat (5/2) bahwa pendiri Wikileaks, Julian Assange, telah ditahan secara semena-mena dengan dipaksa bersembunyi di gedung Kedutaan Ekuador di London, untuk menghindari penangkapan.
Dalam pernyataannya, Badan Kerja PBB Tentang Penahanan Semena-mena meminta agar Assange segera dibebaskan.
Assange, yang diburu oleh Swedia dengan tuduhan kekerasan seksual, sudah berada di kedutaan itu selama 3,5 tahun.
Dia pernah mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Swedia akan mengekstradisi dia ke Amerika Serikat, di mana dia bisa dijatuhi hukuman mati karena membocorkan rahasia negara.
Pria Australia itu sebelumnya mengatakan jika badan PBB tersebut membuat keputusan yang berpihak padanya, maka dia akan meminta polisi Inggris mengembalikan paspornya dan membiarkan dia pergi.
Namun tidak ada jaminan hal itu bisa terjadi. Pihak berwenang di Inggris tidak harus mendengar tuntutan dia atau PBB. Penilaian oleh Badan Kerja PBB hanya bersifat "rekomendasi moral", namun tidak mengikat secara hukum, seperti diberitakan CNN.
Seandainya Assange keluar dan menginjak trotoar di London untuk pertama kalinya sejak 2012, dia masih mungkin ditangkap oleh pihak berwajib Inggris atas dasar tuduhan yang dilancarkan Swedia.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. Sekilaz Aja - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger