Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK)
menjamin bahwa pemerintah akan mengusahakan perekonomian tetap berjalan
sehingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran akan
berkurang.
"Kita usahakan ekonomi tetap berjalan sehingga PHK itu ya berkurang
lah. Kalau perlu justru dibutuhkan tenaga kerja baru. Ekonomi digerakkan
ke atas lebih baik lagi, pertumbuhan juga lebih tinggi lagi. Intinya
kan itu," kata JK di kantor Wapres, Jakarta, Rabu (3/2).
Meskipun, lanjut JK, gelombang PHK memang tidak bisa dielakkan dan akan mengancam pertumbuhan perekonomian di Tanah Air.
Tetapi, JK meyakini bahwa perputaran ekonomi tetap terjadi dengan
mulai masukknya bahan baku ke Indonesia yang menyebabkan industri
manufaktur akan tumbuh di Tanah Air.
Kemudian, JK juga meyakini bahwa beberapa perusahaan elektronik tidak
akan menutup semua pabriknya di Tanah Air. Seperti, Panasonic atau
Toshiba.
"(Rahmat) Gobel kan di sini. Jadi Panasonic saya pikir masih oke
saja. Saya tidak tahu di sebelah mananya, mungkin ada bagian tertentu
yang bersaing kan ada produksinya bermacam-macam, seperti kulkas.
Mungkin ada bagian tertentu yang sulit bersaing, tidak tutup semua,"
paparnya.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia
(KSBSI) Mudhofir Khamid mengatakan anjloknya harga minyak dunia hingga
ke kisaran US$ 30/barel mengancam keberadaan buruh di sektor tersebut.
Menurutnya, harga jual yang rendah tersebut diprediksi membuat
perusahaan-perusahaan minyak di dunia mengalami kerugian dan memicu PHK
besar-besaran di sektor minyak dan gas (migas), termasuk di Tanah Air.
Pihaknya memperkirakan ada sekitar 300 ribu buruh yang bekerja pada
industri migas di Indonesia terancam mengalami PHK akibat terus
merosotnya harga minyak dunia.
Secara terpisah, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI), Said Iqbal mengatakan bahwa dua raksasa elektronik asal Jepang,
PT Panasonic dan PT Toshiba akan menutup pabriknya di Tanah Air, April
mendatang. Ini dikhawatirkan akan memicu PHK lebih dari 2.500 buruh.
Menurutnya, dalam 10 tahun terakhir, sebanyak lima pabrik Toshiba
telah ditutup. Otomatis hanya meninggalkan satu pabrik printer yang
terletak di Batam.
Sementara untuk pabrik milik Panasonic, dikatakannya akan ada dua
pabrik yang ditutup, yakni Panasonic Lighting di Pasuruan, Jawa Timur,
dan pabrik Panasonic yang terletak di Kawasan Ejip, Cikarang, Bekasi.
Ancaman PHK Besar-besaran, Pemerintah Usahakan Ekonomi Tetap Berjalan
Posted by Unknown
Posted on 08.31.00


